Tim nasional Spanyol berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 dalam laga final yang berlangsung di New Jersey pada Senin, 20 Juli.
Kemenangan Spanyol ini menjadi sorotan karena telah diprediksi secara akurat oleh empat model kecerdasan buatan (AI) terkemuka, yaitu ChatGPT, Claude, Gemini, dan Microsoft Copilot, bahkan sebelum turnamen empat tahunan tersebut dimulai. Selain itu, pengembang permainan terkemuka, EA Sports, juga berhasil memprediksi hasil yang sama.
Prediksi Akurat dari Model AI
Sebelum kick-off turnamen, keempat model AI tersebut secara konsisten menunjuk Spanyol sebagai kandidat juara. Gemini, dalam analisis matematisnya, menempatkan Spanyol di posisi teratas dalam model prediksinya.
Sementara itu, Claude menyoroti status Spanyol sebagai juara Euro terbaru serta kehadiran talenta muda seperti Lamine Yamal sebagai faktor kunci yang mendukung prediksi kemenangan La Furia Roja (julukan tim nasional Spanyol).
Microsoft Copilot, yang merujuk pada simulasi superkomputer Opta, memproyeksikan Spanyol sebagai tim dengan peluang juara tertinggi, mencapai 16,1 persen. Mengutip laporan NDTV saat itu, Copilot menyatakan, "Berdasarkan pasar taruhan terbaru, model data, dan peringkat (Juni 2026), tidak ada satu pun favorit yang benar-benar unggul, tetapi satu tim memiliki (probabilitas tertinggi) Spanyol, peluang 16-17 persen."
Rekam Jejak Prediksi EA Sports
Selain model-model AI, prediksi dari EA Sports juga terbukti tepat. Sejak Piala Dunia FIFA 2010, EA Sports telah menjalankan simulasi pada waralaba permainan FIFA (kini FC) untuk memprediksi pemenang turnamen bergengsi tersebut.
Prediksi mereka selalu akurat: Spanyol pada 2010, Jerman pada 2014, Prancis pada 2018, dan Argentina pada 2022. Konsistensi ini menambah bobot pada prediksi mereka untuk Piala Dunia 2026.
Jalannya Pertandingan Final
Dalam pertandingan final yang ketat, Spanyol berhasil mengamankan kemenangan 1-0 atas Argentina. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Ferran Torres.
Setelah bermain imbang tanpa gol di waktu normal, pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Spanyol segera meningkatkan tekanan di awal babak pertama tambahan waktu. Nico Williams menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-93, namun sundulannya berhasil ditepis dengan sigap oleh kiper Argentina, Emiliano Martinez.